Cara Mengukur Ketebalan Struktur Besi di Lokasi Bawah Air | UT Gauging Underwater

Untuk mengetahui kondisi ketebalan plat di lakukan dengan cara mengukurnya menggunakan perangkat khusus, yang mampu mengukur ketebalan material tersebut.

Alat ukur ketebalan material besi ini memiliki kemampuan untuk menentukan ketebalan bagian atau struktur dengan akurat.


Diver UT Gauging
Penyelam Melakukan Proses Pengukuran Ketebalan Plat


Pengukuran tebal plat ketika kapal atau jenis bangunan lain yang bermaterial logam, sedang melakukan perbaikan atau pemeliharaan di atas dok galangan. 

Sementara untuk lokasi kerja yang berada di lokasi lepas pantai, seperti FSO, FPSO, kaki platform dan lain sebagainya, tentu saja tidak bisa di lakukan di dok atau di daratan. Karena itu metode pengukuran yang di lakukan adalah dengan melakukan pekerjaan tersebut langsung di bawah air.

Beberapa cara pengukuran Ketebalan Plat

Ada beberapa cara atau metode pengukuran ketebalan material plat baja yang dapat di lakukan, antara lain;
  • Metode NDT Ultrasonic Thickness Gauging,
  • Metode Pengujian Test Hole,
  • Pengujian dengan metode Test Hammering, 
  • Metode Pengujian dengan cara Linear Dial Gauge, 
Peralatan untuk mengukur ketebalan suatu material atau benda yang terbuat dari besi, meggunakan metode pendeteksi suara atau ultrasonic. Gelombang Ultrasonic yang di pancarkan oleh transmitter akan mendobrak permukaan material, kemudian dipantulkan kembali ke receiver. 

Untuk proses pengukuran dengan Ultrasonic adalah suatu metode NDT atau Non Destructive Test dengan menggunakan energi suara frekuensi tinggi.

Metode Pengukuran Ketebalan Plat di Bawah Air 

Untuk pengukuran bagian-bagian bangunan atau struktur yang terendam di dalam air di lokasi lepas pantai, tentu harus dilakukan dengan cara khusus, mengingat struktur bangunan tersebut tidak bisa di bawa ke atas dok.

Metode yang di lakukan adalah dengan mengukur material tersebut secara langsung di bawah air, yang di lakukan oleh penyelam yang sudah memiliki sertifikat sebagai penyelam komersial serta sudah pernah mengikuti pelatihan dan sertifikasi UT Thickness Gauging.

Beberapa bangunan dan struktur yang biasa di lakukan pengukuran ketebalan dibawah air, antara lain;
  • Lambung Kapal Laut
  • Semi sub struktur
  • Pipa Line di bawah laut
  • Struktur lepas pantai, jaket
  • FPSO, FSO dan sejenisnya untuk penyimpanan gas dan minyak
  • Dermaga, jetty

Alat yang di pergunakan untuk pengukuran ketebalan plat bawah air, di rancang khusus yang memiliki keunggulan dan kemampuan kedalam air hingga puluhan meter, mudah dibawa ringan dan casing terbuat dari bahan yang kuat  ,  serta dengan layar LED yang terang menampilkan angka hasil pengujian sehingga mudah dilihat bahkan dalam kondisi visibiltas yang kurang baik.  

Fungsi dan kegunaan Ultrasonic thickness gauging untuk mengukur dan mengetahui ketebalan, keausan maupun lapisan material. Hasil pengukuran tersebut dipergunakan sebagai bahan evaluasi apakah struktur bangunan tersebut masih layak di pergunakan atau harus di lakukan perbaikan dan penggantian.
 
Peralatan yang biasa kita pergunakan ketika sedang melakukan pekerjaan survey dan pengukuran ketebalan di bawah air, yaitu tipe Cygnus Underwater Ultrasonic Thickness Gauge. Penggunaan alat ini sangat mudah, serta dengan layar LED digital, memudahkan penyelam untuk melakukan pembacaan hasil pengukuran. 

Cygnus 1 UT Gauging
Proses Kalibrasi Alat UT Gauging


Metode pengukuran sama ketika kita melakukan pengujian di topsite atau di atas fabrikasi, yang membedakan hanya lokasi kerja pengukurannya. Bagian yang yang akan di ukur ketebalannya dapat dilakukan dari satu sisi.
Berikut cara pengukuran ketebelan material di lokasi bawah air, yaitu;
  • Sebelum melakukan pengukuran alat Underwater Ultrasonic Thickness Gauge tersebut harus di lakukan kalibrasi terelebih dahulu, dengan menggunakan steel test block,
  • Persiapkan chipping atau palu kecil, sikat kawat halus, besi scrapper kecil,
  • Pergunakan scrapper untuk membersihkan coating, hewan dan tumbuhan laut, serta puing-puing karat yang menempel dan menutupi pada permukaan material besi tersebut,
  • Kemudian bersihkan material dengan sikat kawat, agar permukaan halus dan alat UT dapat membaca dengan jelas dan tepat,
  • Oleskan Membrane couplant. pada titik pada permukaan material yang bersih. Couplant adalah berupa cairan yang di pergunakan sebagai media transmisi dari energi ultrasonik, yang berasal dari tranduser ke material yang di ukur,
  • Setelah mendapatkan angka dari hasil pengukuran, penyelam sebaiknya menunjukkan hasilnya kepada supervisor diving yang ada di atas deck, agar dapat di saksikan bersama pihak client, class dan lainnya, serta di lakukan pencatatan sebagai laporan.
Peralatan pengukur ketebalan ini memberikan durability dan efektifitas, karena alat UT ini portable mudah di bawa di dalam air dan praktis ketika melakukan pekerjaannya, angka yang ditampilkan dalam format digital.

Pengukuran ini dilakukan ketika sedang melakukan survey tahunan yang di tetapkan oleh biro klasifikasi, class surveyor, atau karena keperluan tertentu untuk mengetahui kondisi plat atau material besi dari suatu struktur bangunan yang berada di dalam air. 

Sekian artikel ini tentang Cara Mengukur Ketebalan Plat di Lokasi Bawah Air atau UT Gauging Underwater, semoga dapat bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel