Mengenal Sistem Instalasi Pipa pada Kapal Laut

Pada setiap kapal laut memiliki sistem jalur pipa yang memiliki fungsi dan kegunaan sesuai dengan kebutuhan. Sehingga kapal tersebut bisa bekerja di atas laut dengan baik. 

Setiap kapal memiliki mesin-mesin, pompa dan peralatan lain yang di lengkapi dengan instalasi pipa sebagai penghubung dari satu lokasi ke tempat lainnya, sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.


Sistem Instalasi Pipa pada Kapal Laut

Instalasi pipa tersebut mengalirkan fluida atau cairan dari mesin, pompa-pompa bantu atau dari tanki ke tanki lainnya, sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya.
Jalur pipa bisa juga mengalirkan non liquid atau tidak dalam bentuk cairan, seperti sistem pipa CO2, gas, udara dan uap yang bertekanan. 

Material yang dipergunakan pada instalasi pipa memiliki ragam dan jenis dan bentuk yang berbeda. Jenis material yang terbuat dari bahan metal seperti stainless steel, karbon, pipa galvanis, kuningan, tembaga. Terdapat juga bahan yang tidak terbuat dari material metal, seperti pipa PVC, berbahan kaca serta selang karet (rubber hose).

Pemasangan sistem pipa tersebut harus mengikuti standar dan aturan yang sudah di tentukan oleh biro klasifikasi atau class surveyor dimana kapal tersebut terdaftar. Baik dari material maupun metode sambungan yang akan di pergunakan hingga maksimum kemampuan tekanan dari pipa tersebut.

Bahan tersebut di sesuai kan dengan fungsi serta kemampuan dari material yang akan di pasang, sebagai contoh pipa steam biasanya di pergunakan material dari stainless steel, atau untuk pipa air conditioner di pakai material tembaga.
Material yang di pergunakan pada jalur pipa tersebut di sesuai kan dengan cairan atau fluida yang akan di alirkan.

Jalur pipa juga di beri warna sesuai dengan fungsi nya, mengikuti standar yang sudah di tentukan oleh internasional Marine organization (IMO), sehingga kegunaan jalur pipa tersebut sudah bisa di ketahui dari jenis warna. Sebagai contoh pipa dengan warna biru merupakan jalur pipa untuk air tawar, warna hijau untuk air tawar.

Beberapa Sistem Jalur Pipa Kapal Tanker

Pada kapal laut terdapat beberapa sistem jalur pipa yang di pasang untuk membantu mengalirkan fluida atau cairan dari mesin dan pompa. 

Untuk Jalur pipa di atas kapal laut di pasang tidak hanya bentuk lurus, tetapi terdapat belokan-belokan mengikuti arah mana yang akan di sambungkan, karena akan melewati beberapa ruangan, atau sekat, bisa juga melewati peralatan lain yang harus di hindari.

Berikut beberapa sistem jalur pipa yang umum di pergunakan dan berfungsi mengalirkan fluida atau cairan dari pompa atau pun mesin-mesin. 

1. Sistem Instalasi Pipe di Ruang Mesin (engine room)
Ruangan mesin merupakan tempat yang paling banyak terdapat mesin, pompa-pompa dan peralatan lain yang berfungsi mengalirkan suatu cairan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan meningkatkan tekanan dari cairan tersebut.

- Sewage Treatment Plant piping sistem
- Sea Chest Line 
- Fuel oil line
- Lube oil Line
- Over board 
- Main Engine cooling line
- Hydraulic Line
- Sounding line 
- Exhaust
- General Service line
- SW dan Fresh Water Line
- Jalur Angin / Air line
- Fire Line 
- Air Vent / Exhaust Vent
- Bilge Line
- Engine room CO2 line
- Steam Line
- Oil Water Seperator (OWS)


2. Instalasi Pipa pada Ruangan Pompa (Pump Room)
Terdapat beberapa sistem jalur pipa yang berasal dari ruangan pompa ini, sebagai berikut;

- Ballast line
- Emergency Fire Pump (suction)
- Fire Line
- Co2 Line
- Bilge Line
- Cargo Line
- Air Line
- SW dan fresh water line
- Steam/Heater line
- Hydraulic Line 
- Over board
- Stripping Line 
- Jalur Nitorgen 

3. Instalasi Pipa pada akomodasi, Main deck, Tanki kargo
Di atas deck terdapat beberapa lajur pipa dan juga di dalam tanki kargo, berikut beberapa jalur pipa tersebut;

- Steam Manifold 
- Cargo Line Export dan import
- Manifold Cargo Line
- Heating coil 
- Stripping line
- Sounding Line
- Foam line
- Jalur Air vent 
- Slop line 
- Fire line / water mist / Sprinkler Line
- Jalur air laut dan air tawar
- Scupper 
- CO2 line
- Butterworth Line / Tank cleaning
- Jalur Inert gas Sistem
- Jalur Hydraulic 
BACA JUGA:


Beberapa fungsi Jalur Pipa pada kapal tanker

1. Jalur Pipa Sewage Treatment plant
Jalur pipa ini berfungsi sebagai pengolah limbah cair domestik yang di hubungkan dengan peralatan sewage treanment plant, seperti limbah yang berasal dari toilet, dapur serta air kotor. Setelah di olah maka limbah tersebut tidak lagi mengandung zat beracun yang bisa merusak lingkungan, proses ini harus sesuai dengan standar dan aturan agar layak untuk di buang kelaut.

2. Oil Water Seperator (OWS)

Berfungsi untuk memisahkan kandungan air yang bercampur dengan minyak yang berasal dari bilge dan akan di buang ke laut apa bila sudah mencapai 15 ppm melalui overboard. Bila melebihi dari ukuran 15 ppm maka akan di kembalikan ke dalam tanki slop

3. Sea chest Line

Jalur pipa ini berfungsi untuk mengalirkan air laut yang di hisap langsung melalui kotak yang menempel pada dinding kapal, dan akan di alirkan ke tempat-tempat yang membutuhkan.

4. Jalur Pipa Tank cleaning Butterworth 

Berfungsi sebagai jalur untuk membersihkan tanki cargo menggunakan air panas atau air laut dengan menggunakan mesin butterworth. Selanjutnya di bilas dengan menggunakan air tawar. Proses ini merupakan prosedur sebelum melakukan loading atau pengisian kargo. 

5. Jalur pipa Inert gas Sistem

Sistem jalur pipa ini berfungsi untuk mengalirkan gas lebam atau inert gas ke dalam tanki kargo, untuk mengurangi tekanan yang di sebabkan oleh oxigen, untuk menghindarkan resiko ledakan akibat tekanan yang tinggi dari muatan yang terdapat di dalam tanki kargo.

Sistem jalur pipa tersebut secara umum yang di pergunakan pada kapal tanker, untuk kapal FSO atau FPSO lebih banyak lagi sistem jalur pipa yang di berpergunakan, seperti jalur pipa metering skid export dan import, jalur flare tower, pig launcher dan masih banyak lagi jalur pipa yang di pasang, sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya.

Sekian postingan mengenai Sistem Instalasi Pipa pada Kapal ini, yang memberikan sekilas gambaran tentang sistem jalur pipa yang terdapat di atas kapal laut, khusus nya kapal tanker. Semoga bermanfaat.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel