Mengenal Jenis-Jenis Cacat Las, Penyebab dan Solusinya | Welding Defect

Welding atau pengelasan adalah proses fabrikasi yang menggabungkan material logam dengan cara mencairkan melalui proses pemanasan.

Proses menggabungkan dua sisi material dengan pengelasan agar menghasilkan penyambungan yang berkualitas, tentu banyak hal yang harus di persiapkan dengan benar, baik dari peralatan las, welder yang mempunyai keahlian yang di sesuaikan dengan pekerjaan, pemilihan material, elektroda yang tepat serta mengikuti prosedur.



Welding defect cacat las


Alat Pelindung Diri (APD) Pengelasan

Alat pelindung Diri (APD) pada pekerjaan pengelasan wajib dipergunakan sesuai dengan standar Keselamatan untuk pekerjaan tersebut. Berikut peralatan yang di pergunakan ketika melakukan pengelasan;
  • Ear Plug
  • Kaca Mata
  • Safety shoes
  • Welding Jacket 
  • Pelindung dada atau Apron
  • Pelindung wajah atau Welding masker
  • Welding Masker (lengkap dengan Kaca hitam dan Putih)
  • Sarung tangan khusus welding


Perlengkapan Kerja Pengelasan

Sebelum memulai melakukan pekerjaan pengelasan, sebaiknya di persiapkan semua peralatan atau perlengkapan yang di butuhkan, pastikan semua dapat di pergunakan dalam kondisi baik dan sesuai dengan standar Keselamatan, sehingga proses pekerjaan pengelasan tidak terdapat kendala.

Untuk proses pengelasan memerlukan beberapa peralatan kerja antara lain;
  • Mesin Las
  • Blower Angin
  • Mesin Grinda 
  • Electrode Holder
  • Arus Listrik : AC/DC
  • Tang elektroda, Chipping hammer (Palu karat), Sikat Kawat, 
  • Kabel las (Welding Kabel) komplit dengan Kabel masa, kabel tenaga


Mengenal Jenis cacat Pengelasan, Penyebab dan Solusinya

Terdapat beberapa Jenis cacat pada proses pengelasan atau welding defect, cacat las terjadi di sebabkan oleh banyak faktor. Cacat pengelasan juga di pengaruhi oleh proses atau teknik pengelasan yang salah.

Berikut jenis-jenis cacat pengelasan secara umum beserta penyebab dengan solusinya, yaitu;

1. Welding Crack

Cacat retak atau Welding crack adalah retak pada pengelasan dimana retak terjadi pada saat proses pengelasan atau ketika proses pemadatan logam lasan 
Cacat retak terdapat 3 jenis, yakni;

Hot Crack
Retak panas atau hot crack dapat terjadi selama proses pengelasan atau selama proses kristalisasi sambungan las,

Cold Crack
Retak dingin atau Cold Cracking adalah sebuah retak yang terjadi pada daerah lasan setelah beberapa waktu, memerlukan waktu, dalam hitungan menitm jam bahkan hari proses pengelasan selesai.

Crater Crack
Retak kawah atau crater crack, terjadi pada akhir proses pengelasan sebelum welder menyelesaikan jalur pada sambungan las. Baisanya terbentuk di ujung lasan, ketika alur las pengalami pendinginan dan mengeras.

Penyebab Cacat Retak:
  • Pemilihan elektroda yang salah,
  • Tidak melakukan proses pemanasan sebelum memulai pengelasan,
  • Kandungan sulfur dan karbon yang tinggi dalam logam,
  • Penggunaan hidrogen saat pengelasan logam besi,
  • Tegangan sisa disebabkan oleh penyusutan solidifikasi,
  • Kontaminasi logam dasar,
  • Kecepatan pengelasan tinggi tetapi arus rendah,
  • Desain sambungan yang buruk,
  • Kandungan sulfur dan karbon yang tinggi dalam logam
Mengatasi Hot Crack:
  • Menggunakan elektroda yang sesuai dengan WPS atau Low Hidrogen yang mempunyai sifat regangan yang tinggi,
  • Gunakan material yang sesuai,
  • Gunakan desain sambungan yang tepat,
  • Melakukan perlakuan panas (PWHT dan Preheat)
  • Berikan pendinginan yang tepat pada area lasan,
  • Membersihkan kotoran pada area pengelasan,
  • Memastikan penanganan elektroda dengan benar,
  • Kecepatan pengelasan yang tepat dan arus ampere.
  • Pastikan untuk mengelas area penampang yang cukup,

2. Cacat Porositas


Porosity atau cacat porositi terjadi sebagai akibat dari kontaminasi logam las, -gas yang terperangkap pada permukaan mau pun di dalam yang berisi gelembung, Tedapat beberapa jenis porositi yakni; Blow hole, gas poer dan Cluster porosity

Penyebab Cacat Porosity
  • Arus pengelasan terlalu rendah,
  • Travel Speed terlalu tinggi,
  • Menggunakan busur yang terlalu panjang,
  • Permukaan area pengelasan kurang bersih, 
  • Adanya minyak, air, karat pada area pengelasan
  • Gas Hidrogen tercipta karena panas las,
  • Elektroda yang digunakan masih lembab, tidak cukup kering.
Cara Mengatasi Cacat Porosity
  • Mengunakan elektroda kering yang sudah tersimpan di dalam oven 
  • Gunakan jarak busur yang benar,
  • Membersihkan area kerja sebelum melakukan proses pengelasan,
  • Kurangi kecepatan perjalanan busur, yang akan memungkinkan gas keluar.
  • Gunakan elektroda dan teknik pengelasan yang tepat
  • Ampere disesuaikan dengan prosedur pengelasan, kawat las dan material

3. Incomplate Fusion


Cacat Incomplete Fusion terjadi pada dareah root atau akar las. Proses pengelasan ini di nyatakan cacat bila pengelasan pada daerah root tidak menembus pada akar las sehingga menciptakan celah pada sambungan yang tidak terisi penuh.

Penyebab cacat Las Incomplete Fusion
  • Posisi Kawat las yang Salah,
  • Ampere terlalu rendah,
  • Pengambilan sudut pengelasan yang salah,
  • Travel speed terlalu tinggi,
  • Jarak gap atau root opening terlalu lebar,
  • Kontaminasi pada permukaan pengelasan,
  • Ukuran elektroda tidak sesuai untuk ketebalan material di las,

Cara Mengatasi cacat Incomplete Fusion
  • Memperbaiki sudut electroda.
  • Menaikkan ampere sesuai dengan WPS atau ampere rekomendasi,
  • Sudut kampuh sesuai dengan yang ada di WPS,
  • Membersihkan permukaan yang benar, sebelum proses pengelasan,
  • Mengatur Travel speed yang sesuai

4. Incomplate Penetration

Cacat Incomplete Penetration pada pengelasan terjadi pada daerah roo atau akar las, penetras yang tidak lengkap terjadi ketika alur logam tidak terisi sepenuhnya melebar melalui ketebalan sambungan.

Penyebab Cacat las Incomplate Penetration
  • Misalignment,
  • Speed root terlalu rendah,
  • Jarak Gap tau root opening terlalu lebar,
  • Jarak elektroda atau busur las terlalu tinggi,
  • Diameter elektroda terlalu besar,
  • Pengaturan arus listrik terlalu rendah, yang menyebabkan arus tidak cukup kuat untuk melelehkan logam dengan benar.
Cara Mengatasi Incomplate Penetration

  • Gunakan ukuran elektroda yang tepat 
  • Gunakan geomteri sambungan yang benar
  • Mengatur standar gap atau root opening 2-4 mm
  • Travel speed di sesuikan dengan WPS
  • Periksa alignment dengan benar

5. UnderCut

Cacat pengelasan UnderCut terjadi pada sambungan butt weld, fillet weld corner dan edge joint, cacat ini adalah Ketidak sempurnaan pengelasan yaitu pembentukan alur pada ujung las, mengurangi ketebalan penampang logam dasar, merbentuk cekungan pada base metal. 

Penyebab Cacat Las UnderCut
  • Penggunaan Arus las yang terlalu tinggi,
  • Kecepatan pengelasan terlalu tinggi,
  • Elektroda terlalu besar,
  • Penggunaan pelindung gas salah,
  • Posisi penempatan kawat las yang salah,
  • Penggunaan sudut yang salah, yang akan mengarahkan lebih banyak panas ke sudut luar,
Cara Mengatasi cacat Las UnderCut
  • Sudut kemiringan 70-80 derajat atau sesuai kan dengan posisi
  • Kurangi kecepatan perjalanan elektroda, tetapi juga tidak boleh terlalu lambat
  • Gunakan sudut elektroda yang tepat, dengan lebih banyak panas diarahkan ke komponen yang lebih tebal.
  • Pilih gas pelindung dengan komposisi yang tepat untuk jenis material akan di lakkukan proses pengelasan
  • Gunakan arus yang tepat, kurangi saat mendekati area yang lebih tipis dan tepi bebas.
  • Pilih teknik pengelasan yang benar yang tidak melibatkan tenun berlebihan.
  • Gunakan teknik multipass

Slag Inclusion adalah cacat yang terjadi pada daerah dalam hasil pengelasan, yaitu berupa flux yang mencair. Fluks merupakan bahan pelindung padat yang digunakan saat pengelasan, meleleh di area lasan atau di permukaan zona lasan. Slag inclusion sering terjadi pada daerah start and stop

Faktor Cacat Las Slag Inclusion
  • Ampere terlalu rendah,
  • Kecepatan lasan terlalu cepat,
  • Sudut pengelasan kurang tepat,
  • Weld pool terlalu cepat dingin,
  • Arus pengelasan terlalu rendah,
  • Kurangnya proses pembersihan Slag, 
  • Tidak membersihkan Pass las sebelum memulai yang baru
Pencegahan cacat las Slag Inclusion
  • Menyesuaikan sudut pengelasan,
  • Meningkatkan current density
  • Ampere di sesuijab dengan WPS
  • Busur las harus di sesuaikan,
  • Mengatur kecepatan pengelasan,
  • Mempersihkan area las-lasan sebelum memulai mengelas ulang.
Dengan mengetahui penyebab dan cara mengatasi cacat pada pengelasan, dan mengikuti prosedur yang berlaku, menggunakan peralatan dan material yang tepat, di harapkan akan mengurangi atau terhindar timbulnya cacat pada proses pengelasan.

Semoga artikel Mengenal Jenis-Jenis Cacat Las (Welding Defect)  Penyebab dan Solusinya dapat bermanfaat, terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel