Tentang Pentingnya Izin Kerja Untuk Pengawasan dan Kontrol Pekerjaan | Permit to Work


Permit to Work atau izin kerja merupakan sistem yang mengatur dan mengontrol semua kegiatan yang ada pada lingkungan perusahaan, terutama pekerjaan yang memiliki tingkat resiko tinggi.

Melakukan penilaian resiko untuk setiap pekerjaan sehingga bisa di lakukan tindakan pelindung atau penanggulangan, agar pekerjaan tersebut bisa di laksanakan dengan sebaik mungkin.


Tentang Pentingnya Izin Kerja Untuk Pengawasan dan Kontrol Pekerjaan

Prosedur izin kerja ini berlaku pada  pekerjaan proyek yang baru mulai di bangun maupun yang sudah beroperasi, karena izin kerja ini merupakan program yang menjadi bagian dari sistem manajemen keselamatan.


Tujuan Izin Kerja PTW

Tujuan dari prosedur izin kerja ini adalah untuk membuat sistem komunikasi di antara personel atau orang-orang yang terlibat di dalam melakukan pekerjaan tersebut.

Atau yang memungkinkan terkena dampak dan pengaruh dari pekerjaan tersebut dengan mengontrol dampak potensi bahaya. 

Dengan adanya sistem prosedur izin kerja ini di harapkan bisa menjamin dan meminimalkan resiko terluka atau kerusakan terhadap pekerja maupun fasilitas kerja perusahaan.

Dengan di berlakunya sistem izin kerja atau permit to work ini di dikategorikan ke dalam program zero tolerance atau tanpa toleransi.

Izin ini berlaku untuk 8 (delapan) jam kerja atau dari jam 07:00 pagi atau tergantung jam kerja yang berlaku hingga jam 07: 00 sore atau di berikan izin untuk satu shift team kerja

Di lakukan pengurusan izin kerja oleh pekerja yang akan menggunakannya, dengan petugas K3  perusahaan.

Meskipun tujuan dari izin kerja ini untuk mengatur dan mengontrol pekerjaan agar di lakukan dengan, akan tetapi masih juga terdapat kurangnya kesadaran dari pekerja itu sendiri. 

Dengan izin kerja ini masih ada yang merasa terbebani ketika harus mengurus dokumen tersebut, dengan mengikuti sistem yang berlaku pada perusahaan.

Perusahaan serta pekerja yang baik harus sama-sama memiliki kontrol izin kerja yang baik pula, sehingga memberikan efek yang positif terhadap hasil produksi.

Jenis-Jenis Izin Kerja 

Ada beberapa jenis bagian dari pekerjaan yang di atur dan di kontrol oleh izin kerja;  

Izin kerja Panas

Kerja panas merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan sumber panas atau yang menghasilkan percikan bunga api dan juga yang melibatkan nyala api, percikan listrik secara terbuka.

Contoh dari kerja panas;
  • Grinding dan chipping
  • Burning dan arc
  • Impact tools 
  • Melakukan pemotongan dengan cutting Touch
  • Kegiatan NDT dan NDE yang memiliki efek radiasi
  • Sistem Pembakaran Mesin
  • Membuka penutup flame proof

Izin Kerja Dingin

Kerja dingin adalah pekerjaan yang lakukan oleh pekerja tidak menggunakan sumber panas atau nyala api terbuka, tidak menghasilkan percikan dan sumber api yang dihasilkan baik dari proses pelaksanaan mau pun berasal dari peralatan.

Contoh dari Kerja dingin;
  • Penggalian
  • Hyrotesting
  • Radiografi
  • Masuk ke ruang tertutup
  • Penyelaman
  • Membuka akses grating

Permit to works biasanya di lampir kan juga beberapa dokumen seperti Job safety analysis (JSA).

Baca Juga:
Proses pembuatan izin kerja ini di butuhkan ketelitian dari team leader untuk menganalisa potensi bahaya dari pekerjaannya, serta harus memahami poin poin penting yang harus di perhatikan pada waktu pengisian izin kerja.

Semoga kita sebagai pekerja lebih berhati-hati dalam bekerja, tetap fokus dan bisa menyadari, peka dan bisa mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan tempat kerja.

Izin kerja di buat dan di perlakukan untuk memberikan kontrol, pengawasan, serta pengendalian untuk keselamatan bekerja.

Semoga artikel tentang izin kerja untuk sistem pengawasan dan kontrol pekerjaan dapat bermanfaat.Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel